SAWIT SEBERANG —
Ratusan warga Kecamatan Sawit Seberang Kabupaten Langkat menggelar aksi demonstrasi di depan PKS PTPN IV Regional 2 Sawit Seberang. Aksi ini menyuarakan serangkaian dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat, dengan tuntutan utama pemindahan waduk penampungan limbah yang lokasinya dinilai terlalu dekat dengan pemukiman, Kamis (17 September 2026).
Dinamika aksi sempat memanas dan tertahan selama hampir satu jam karena pihak perusahaan tak kunjung keluar menemui warga. Sebagai bentuk protes atas sikap acuh manajemen, massa sempat menggelar aksi di tengah jalan raya hingga arus lalu lintas terganggu.
Dalam orasinya, orator massa menyoroti berbagai persoalan lingkungan yang ditimbulkan oleh operasional PKS dan area perkebunan PTPN IV Regional 2.
"Jarak kolam limbah ke pemukiman warga ini cuma sekitar 60 meter! Padahal kalau merujuk aturan seperti Permenperin Nomor 35 Tahun 2010, jarak ideal industri ke pemukiman itu minimal 2 kilometer. Selain itu, warga tiap hari harus menghirup udara tercemar yang berisiko merusak kesehatan pernapasan, resah dengan pembuangan limbah cair ke aliran sungai, serta dihadapkan pada ancaman banjir kiriman air dari area perkebunan PTPN IV saat hujan turun. Kami minta seluruh persoalan ini diselesaikan, terutama pemindahan waduk limbah!" tegas orator aksi di lokasi.
Melihat aksi bertahan di jalan, Manajer PKS PTPN IV Regional 2 Sawit Seberang akhirnya menemui massa. Di hadapan warga, Manajer PKS berjanji akan menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut melalui forum resmi.
"Kami menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Pihak manajemen berjanji akan menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan masyarakat, pemerintah setempat, serta jajaran Forkopimcam yang dijadwalkan pada Kamis, 24 September 2026," kata Manajer PKS PTPN IV di hadapan warga.
Massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan menegaskan akan mengawal ketat rapat koordinasi pada Kamis mendatang agar menghasilkan solusi nyata atas persoalan waduk limbah, polusi udara, dan permasalahan lainnya.(Tim)

0 Komentar