Medan,-
Tatanan Aktivis Mahasiswa Unggulan (TAMU) mendatangi kantor Polda Sumatera Utara dengan melaksanakan aksi unjuk rasa damai jilid I yang dimana aksi tersebut di komandoi oleh langsung Ketua Umum TAMU Ibrahim Cholil Pohan.Selasa (14/7).
Kedatangan mereka ke Polda-Sumut untuk meminta kepada bapak Kapolda Sumatera Utara untuk segera mengusut tuntas atas dugaan KKN pada Rekontruksi Jalan Sp. Tamosu- Padang Hasior Lombang Kabupaten Padang Lawas.
Pekerjaan Rekontruksi Jalan SP. Tamosu - Padang Hasior Lombang diduga kuat terjadinya berpotensi tindak pidana korupsi sebagaimana hasil temuan dan hasil investigasi di lapangan.
“Jalan aspal yang baru selesai di kerjakan belum genap setahun terlihat sudah retak dan beton bahujalan sudah terpisah dengan aspal, terkesan pekerjaan tersebut diduga asal jadi.” Ujar Ibrahim Cholil Pohan.
“Harapan kami kepada Polda Sumatera Utara agar mengusut tuntas pada proyek Rekontruksi Jalan SP. Tamosu-Padang Hasior Lombang yang menelan anggaran Rp.4 Miliar T.A 2025.” Harap Ibrahim.
Ditambahkan, Ibrahim mendesak Polda-Sumut untuk memanggil dan memeriksa mantan Kepala Dinas PUPR Padang Lawas, PPK Dinas PUPR Padang Lawas serta penanggung jawab pekerjaan proyek perusahaan CV. Anugrah Permai dan Pimpinan CV. Polo Consultant selaku konsultan pengawas.
“ Kami menduga kuat adanya perbuatan persekongkolan dalam tindak pidana korupsi pada Pekerjaan Rekontruksi Jalan Sp. Tamosu-Padang Hasior lombang sehingga hasil pekerjaannya sangat mengecewakan dan tidak pantas dilihat dari anggaran pembangunannya.” Ucap Ibrahim pohan.
Ditanggapi perwakilan Polda Sumatera Utara bagian dari Tipikor Polda-Sumut, mengucapkan terima kasih banyak atas informasinya dan aspirasi adik-adik mahasiswa, informasi tersebut akan kami dalami, kami juga meminta kepada adik-adik mahasiswa untuk memasukkan laporannya ke Polda-Sumut untuk dapat kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di negara kita.
Ibrahim Cholil Pohan memberikan jawaban, kami akan melakukan laporan Dumas ke kantor Polda-Sumut untuk dapat ditindaklanjuti oleh pihak aparat penegak hukum, dan kami juga akan berjanji akan kembali lagi melakukan aksi unjuk rasa jilid II dengan membawa tuntutan yang sama.(tim)

0 Komentar