Riski Rahmat Fauzi Ritonga Apresiasi Audiensi Wali Kota Padangsidimpuan dengan Rektor UIN Syahada : Kampus Harus Menjadi Perhatian dalam Pembangunan Kota Padangsidimpuan


  Padangsidimpuan,-

Ketua Cabang PMII PSP-TAPSEL sekaligus mahasiswa Program Magister Ekonomi UIN Syahada Padangsidimpuan, Riski Rahmat Fauzi Ritonga, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pertemuan dan audiensi antara Wali Kota Padangsidimpuan dengan Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan.Jum'at.14 Agustus 2026.

Menurut Riski, pertemuan tersebut merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dengan perguruan tinggi. Ia menilai, keberadaan UIN Syahada Padangsidimpuan harus menjadi salah satu perhatian penting pemerintah daerah karena kampus tidak hanya berperan dalam mencetak sumber daya manusia, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan sosial dan perekonomian Kota Padangsidimpuan.

“Kami mengapresiasi pertemuan dan audiensi antara Wali Kota Padangsidimpuan dengan Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan. Ini merupakan langkah yang baik dan harus terus diperkuat. Pemerintah Kota sudah seharusnya memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan universitas negeri yang ada di Kota Padangsidimpuan, khususnya UIN Syahada,” ujar Riski.

Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Padangsidimpuan, UIN Syahada memiliki peran strategis dalam menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat. Aktivitas ribuan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai kegiatan akademik memberikan dampak terhadap pertumbuhan usaha masyarakat, mulai dari sektor kos-kosan, kuliner, transportasi, perdagangan, jasa, hingga sektor usaha mikro dan kecil.

“UIN Syahada bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga salah satu pusat perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan. Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah menciptakan aktivitas ekonomi yang sangat besar dan menjadi peluang bagi masyarakat serta pelaku UMKM,” tambahnya.

Riski menegaskan bahwa pembangunan sebuah kota tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sektor pendidikan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu diwujudkan melalui program-program konkret yang saling mendukung, baik dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, maupun penyusunan kebijakan pembangunan daerah berbasis kajian akademik.

Sebagai mahasiswa Magister Ekonomi, Riski memandang perguruan tinggi memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya melihat kampus sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, kami berharap Wali Kota Padangsidimpuan dapat memberikan perhatian yang lebih besar kepada UIN Syahada. Kemajuan kampus akan memberikan dampak positif bagi kemajuan kota. Ketika aktivitas pendidikan berkembang, maka sektor ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” tegas Riski.

Ia juga berharap audiensi tersebut tidak berhenti sebatas pertemuan seremonial, melainkan menjadi awal lahirnya kerja sama nyata antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan UIN Syahada Padangsidimpuan.

“Kami berharap ada tindak lanjut yang konkret. Pemerintah daerah dan kampus harus berjalan bersama. UIN Syahada memiliki potensi akademik dan sumber daya intelektual, sementara pemerintah memiliki kewenangan dalam pembangunan daerah. Jika keduanya bersinergi, tentu akan memberikan manfaat besar bagi Kota Padangsidimpuan dan masyarakatnya,” tutup Riski Rahmat Fauzi Ritonga. (andry)


Posting Komentar

0 Komentar